Home » » Keringat Manusia Bisa Diubah Menjadi Air Minum

Keringat Manusia Bisa Diubah Menjadi Air Minum

Written By el_mlipaki on Kamis, 02 Januari 2014 | 11.57




Air putih yang kita minum adalah salah satu nutrisi penting untuk kehidupan. Tubuh kita terdiri hampir tiga perempat air, dan air memiliki beberapa fungsi penting yang akan memungkinkan tubuh untuk berfungsi. Untuk menjaga kecukupan tingkat kadar air dalam tubuh, penting untuk minum beberapa cangkir air setiap hari. Selain air dalam bentuk minuman, sejumlah besar air juga bisa dapat dari makanan yang kita makan. Air dalam tubuh diantaranya berfungsi menjaga kesegaran, membantu pencernaan dan mengeluarkan racun.
Segala manfaat air bisa dengan mudah kita peroleh karena kita tinggal di negara tropis dengan air yang cukup berlimpah, dengan ini patutlah kita untuk bersyukur. Sebagian saudara kita di padang tandus Afrika yang pepohonan atau tumbuhan yang sejenis saja hanya beberapa yang bisa bertahan dengan musim keringnya. Penduduk di sana bahkan tak bisa mendapatkan cukup air untuk minum. Bisa kita bayangkan bagaimana ketika kita seharian di sini tanpa air yang masuk ke dalam tubuh kita (puasa), itupun masih banyak yang mengeluh. Namun mereka di sana berjuang tiap hari untuk tahan dari air yang seadanya.
Namun bagi mereka yang hidup kekurangan air, ilmuwan telah berhasil menciptakan mesin pengubah keringat menjadi air minum. Hal ini menjadi semacam oase yang mengalir untuk terus membasahkan kerongkongan penduduk di sana.
Dari krisis air bersih

Meskipun minum dari air keringat terdengar sedikit menjijikkan bagi sebagian orang, teknologi ini bisa menjadi solusi bagi negara dunia ketiga yang tak punya air untuk diminum. Mesin ini diciptakan untuk membantu kampanye UNICEF (United Nations Children Fund) mengenai krisis air bersih di seluruh dunia.
Menurut sang pembuat, Andreas Hammar, cara mesin ini mengubah keringat menjadi air bersih adalah dengan menempatkan kaos yang basah oleh keringat ke dalamnya. Perangkatnya akan berputar dan memanaskan sampel untuk mengeluarkan keringat dari kain. Uap yang dihasilkan melewati membran khusus yang hanya bisa dilewati molekul air.
Air yang tersaring kemudian dialirkan lewat pipa waterpas untuk dikumpulkan menjadi segelas air bersih. Menurut Hammar, air besih yang dihasilkan dari keringat dengan bantuan mesin ciptaannya ini bahkan lebih bersih daripada air keran lokal di Swedia.
"Ini menggunakan teknik yang disebut distilasi membran. Kami menggunakan zat yang hanya memungkinkan uap lewat, tetapi membuat bakteri, garam, serat pakaian dan zat lainnya tetap di luar. Jumlah air yang dihasilkan tergantung pada bagaimana keringat orang tersebut," kata Hammar.

Kini perangkat tersebut ditempatkan di Piala Gothia yang merupakan turnamen sepakbola pemuda internasional. Sejak diluncurkan, Hammar mengaku sudah ada lebih dari 1.000 orang yang merasakan nikmatnya air minum dari keringat di Gothenburg, Swedia. Dengan mesin ini, satu T-shirt dapat menghasilkan 10 ml air minum.
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Baris Iklan

BARIS IKLAN

BARIS IKLAN
Agen Tafsir Al Qur'an Al Ibriz Bahasa Jawa Tulisan Latin Semarang

Mengenai Saya

Foto saya
Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
 
Support : Alfin | Alfin El-Mlipaki | Sciena Madani
Copyright © 2013. el_mlipaki - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Sciena Madani
Proudly powered by Wonder Ummi