Home » » Berobat dengan Air Ludah dan Tanah

Berobat dengan Air Ludah dan Tanah

Written By el_mlipaki on Rabu, 25 Juli 2012 | 22.14


“Sesungguhnya jika ada orang yang mengeluhkan sakit kepada Rasulullah SAW atau orang yang mempunyai luka bernanah atau luka biasa, beliau berkata sambil meletakkan jari beliau ke tanah lalu mengangkatnya dengan mengucapkan “Dengan nama Allah, dengan tanah kami, air ludah sebagian kami, semoga bisa menyembuhkan orang yang sakit diantara kami, dengan izin Rabb kami” (HR Bukhari dan Muslim) Imam An-Nawawi menyebutkan dalam syarah Muslimnya: “Makna hadist tersebut yaitu beliau mengambil air ludahnya sendiri dengan jarinya, lalu diletakkan di atas tanah, sehingga ada debu/tanah yang menempel, kemudian mengusapkannya pada yang terluka atau sakit, dan bacaan do’a tadi diucapkan ketika sedang mengusapkannya.” Kandungan Air ludah Menurut penilitian yang dilakukan oleh The Journal of Federation of American Societies for Experimental Biology (FASEB). Peneliti tersebut mendapati bahwa “histatin”, protein kecil di dalam air ludah yang sebelumnya hanya dipercaya membunuh bakteri juga bertanggungjawab atas penyembuhan luka. Penelitian itu menawarkan harapan kepada orang yang menderita luka kronis yang berhubungan dengan diabetes dan gangguan lain, serta luka traumatis dan luka bakar ataupun seperti borok di kaki dan luka akibat diabetes. Selain itu, karena zat tersebut dapat diproduksi secara massal, zat tersebut memiliki potensi untuk menjadi sama umumnya dengan krim antibiotik dan alkohol gosok, seperti dukutip suaramerdeka. Sedangkan dr. Adi Nolodewo seorang direktur ICU RSI Romani Semarang juga menerangkan beberapa kandungan yang terdapat pada air liur dan berguna untuk membantu penyembuhan luka pada kulit manusia, seperti; Histatin, Elektrolit; seperti kalsium, kalium dan natrium., Mukosa, Senyawa anti bakteri, Enzyme ptyalin dan amylase. Senyawa protein, jamur, bakteri, virus, dan sel-sel dari lapisan mulut. Kandungan Tanah Dr. Arwa Abdurrahman Ahmad (Guru besar Mikrobiologi di Universitas Sana’a, Yaman) atas hasil penelitiannya mengatakan: “Di saat mencermati mikroorganisme (makhluk hidup yang berukuran sangat kecil sehingga untuk mengamatinya diperlukan alat bantu) yang ada di tanah, terlihat bahwa di sana terdapat mikroorganisme yang punya manfaat terhadap makhluk hidup lain di sekitarnya. Mereka berfungsi menyuburkan tanah, membantu tumbuh-tumbuhan menyerap pupuk dan nitrogen, dan ikut andil memerangi mikroba-mikroba bersel tunggal (uniseluler) yang menyebabkan pelbagai penyakit.” Fungsi tanah yang terakhir ini memberi indikasi kuat bahwa ia bisa menjadi media penyembuhan. Fungsi seperti ini telah digarisbawahi sebelumnya oleh Rasululloh SAW pada hadits di atas: Selanjutnya Dr. Arwa menambahkan, di lain sisi unsur-unsur tubuh serupa dengan unsur-unsur tanah. Yang diketahui saintis sampai sekarang bahwa terdapat di dalam tubuh 22 unsur yang terdiri dari: Oksigen (O), Hidrogen (H), dalam bentuk air sebesar 65%-75% dari massa tubuh manusia. Karbon (K), Hidrogen (H), dan Oksigen (O), mereka membentuk dasar senyawa organik yang terdiri dari gula dan lemak, protein, vitamin, hormon atau enzim. Unsur-unsur padat yang terdiri dari: a. 6 unsur, yaitu: Clor (Cl), Belerang atau Sulfur (S), Magenesium (Mg), Kalium (K), Natrium atau Sodium (Na), mereka membentuk 60%-80% massa. b. 6 unsur yang persentasenya sedikit dibanding persentase unsur-unsur di atas, yaitu: Besi (Fe), Tembaga (Cu), Yodium (I), Mangan (Mn), Kobalt (Co), Seng (Zn), dan Molibdenum (Mo). c. 6 unsur yang punya persentase paling sedikit dalam tubuh, yaitu: Flour (F), Aluminium (Al), Bromin atau Brom (Br), Selenium (Se), Kadmiun (Cd), dan Kromium atau Krom (Cr). Selanjutnya Imam Nawawi mengatakan. “ Mayoritas ulama berpendapat bahwa yang dimaksud dengan ‘debu (tanah) kami’ disini adalah tanah secara umum bukan hanya tanah kota Madinah, namun tanah tersebut juga harus terjaga dari polusi yang membahayakan” Dari penjelasan di atas telah gamblang menerangkan bahwa apa yang terdapat dalam sunnah itu bukan hal yang bohong tanpa ada manfaatnya, namun seperti mendahului ilmiah Islam melalui Rosululloh telah lebih dahulu menyampaikannya dengan metode pengobatan yang sangat murah dan efektif.
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

 
Support : Alfin | Alfin El-Mlipaki | Sciena Madani
Copyright © 2013. el_mlipaki - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Sciena Madani
Proudly powered by Wonder Ummi