Home » » Telur Ayam Picu Disfngsi Ginjal

Telur Ayam Picu Disfngsi Ginjal

Written By el_mlipaki on Kamis, 02 Januari 2014 | 11.59




Hampir semua orang di dunia ini suka makan telur ayam, bahkan telur bisa dikonsumsi dalam wujud berbagai variasi masakan. Selain sebagai bahan makanan, telur ayam dikenal dengan protein yang tinggi, memiliki manfaat yang banyak untuk tubuh, baik anak-anak, remaja, maupun orang dewasa, sangat dianjurkan untuk mengkosumsi dengan teratur. Kelelahan dan menambah kuat untuk tubuh anda, bisa anda gunakan telur sebagai obatnya.
Sama halnya dengan Pak Banu yang sedari kecil sangat suka mengkonsumsi telur ayam sebagai sebagai lauk makannya, bahkan hampir tiap hari selalu dengan telur. Pada aktifitas kesehariannya yang padat, Pak Banu begitu selalu semangat dan tidak mudah merasa lelah. Mungkin itulah salah satu manfaat yang diperoleh Pak Banu yang suka mengkonsumsi telur. Namun diusianya kini yang tak lagi muda, Pak Banu justeru dihimbau oleh dokter untuk mengurangi konsumsi telur ayamnya karena diagnose dokter ternyata asam urat Pak Banu semakin tinggi, bahkan dokter khawatir akan menyerang ginjal. Kalau telur itu dinilai oleh pakar  sebagai makanan yang bergizi dan mengandung berbagai manfaat untuk tubuh karena banyaknya vitamin, protein, dan berbagai zat lainnya, lantas apa yang salah dengan Pak Banu ?

Penderita Asam Urat
Ginjal berfungsi menyaring limbah dan senyawa racun berbahaya dari darah. Jika fungsinya terganggu, maka kemampuan tubuh membuang sisa metabolisme tubuh juga kacau. Disinyalir ada beberapa makanan yang berakibat buruk bagi ginjal, salah satunya adalah telur ayam. Benarkah begitu? "Pada pasien yang memiliki batu asam urat, kalau konsumsi proteinnya tinggi bisa meningkatkan asam uratnya dan bisa menimbulkan batu ginjal lagi," terang dr Parlindungan Siregar, SpPD-KGH dari bagian Ginjal dan Hipertensi, Departemen Penyakit Dalam FKUI-RSCM (13/3/2013).
Telur memang tidak secara langsung mempengaruhi ginjal. Namun kandungan protein di dalamnya bisa berisiko memicu batu ginjal. Batu ginjal terbentuk jika urine yang diproduksi mengandung lebih banyak zat pembentuk kristal seperti kalsium, asam urat dan senyawa oksalat dibanding cairan yang tersedia. Batu ginjal jenis asam urat akan terbentuk ketika urine terus menerus bersifat asam. Kondisi ini dapat disebabkan ketika tubuh banyak memakan makanan yang kaya protein hewani dan zat purin. Semua makanan sebenarnya secara alami mengandung purin, namun yang paling banyak terdapat pada jeroan, ikan dan kerang.
Jadi sebenarnya tak hanya telur saja, namun makanan berprotein tinggi perlu dihindari bagi pasien batu ginjal ataupun asam urat. Beberapa makanan berprotein tinggi misalnya daging kambing, bebek, sapi, ayam, serta ikan. Berapakah batasan idealnya per hari? "Batas maksimal saya kurang ingat berapa, cuman saya ingatkan jangan terlalu banyak. Daging, ikan, ayam itu harus dikurangi," terang dr Parlindungan.

Meskipun demikian, bukan berarti produk protein bisa dikatakan berbahaya bagi ginjal. Protein amat diperlukan bagi tubuh untuk membentuk jaringan dan mengganti sel-sel tubuh yang rusak. Namun pada penderita batu ginjal dan asam urat, sebaiknya perlu dibatasi sesuai rekomendasi dokter.
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Baris Iklan

BARIS IKLAN

BARIS IKLAN
Agen Tafsir Al Qur'an Al Ibriz Bahasa Jawa Tulisan Latin Semarang

Mengenai Saya

Foto saya
Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
 
Support : Alfin | Alfin El-Mlipaki | Sciena Madani
Copyright © 2013. el_mlipaki - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Sciena Madani
Proudly powered by Wonder Ummi